Soal: Terkait Imam dalam shalat siapa yang lebih berhak, yang paling bagus bacaan dan tajwidnya atau yang paling banyak hafalaya?

Jawab: Secara asal tidak dibedakan antara paling bagus bacaaya atau tajwidnya atau paling banyak hafalaya, karena hafalan al-Qur'an secara syariat harus seperti ketika diturunkaya dan bacaan al-Quran seperti ketika diturunkaya menuntut untuk menjaga adab-adab bacaan sebagaimana yang disebutkan para ulama tajwid dalam kitab-kitab mereka.

Oleh karena itu jika ada seseorang yang lebih banyak hafalaya tapi bacaaya tidak bagus maka hendaknya yang dijadikan imam seseorang yang lebih sedikit hafalaya tapi bacaaya bagus, karena bacaanya itulah yang  dimaksudkan pada sabda Nabi ﷺ yang artinya: "Hendaknya yang mengimami suatu kaum adalah yang paling bagus bacaan Al-Quraya".

Sumber: al-Hawiy kumpulan fatwa Syaikh al-Albani rahimahullah.

••••••••••••••••••••••

س. الإمامة في الصلاة هل هي للأحسن تلاوة و تجويدا  أم هي للأكثر حفظا؟

ج. الأصل لا يفصل بين الأحسن تلاوة أوتجويدا وبين الأحفظ لأن الحفظ شرعا ينبغي أن يكون كما أنزل وقرأة القرآن كما أنزل يتطلب المحافظة على آداب التلاوة التي ذكرها علماء التجويد في كتبهم ولذالك فإذا هناك رجل أحفظ لكن لا يحسن التلاوة فليقدم من كان أقل منه حفظا مع إحسانه للتلاوة، لأن تلاوته هذه هي المقصودة من مثل قوله عليه الصلاة و السلام : "يؤم القوم أقرؤهم لكتاب الله."

#fikih #fatawa #imamshalat#alhawi #syaikhalalbani

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🌐 Turut Publikasi:
https://salafymagelang.com
Kanal Dakwah dan Informasi Salafy Magelang & Sekitarnya

📲 Media Informasi lain, klik:
https://s.id/salafymagelang

n