Setiap amal ibadah sangat bergantung pada niat pelakunya. Amirul Mu'minin Umar bin Khaththab radhiyallahu 'anhu meriwayatkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:
"Iamal a'malu bin niyyat, wa iama likullimri-in ma nawaa."
(HR. Bukhari & Muslim)
Meluruskan niat semata-mata karena Allah Ta'ala adalah syarat diterimanya amal saleh di samping mengikuti suah Rasulullah.