Salafy Magelang TAFSIR MENYAMBUT BULAN RAMADHAN

MENYAMBUT BULAN RAMADHAN

MENYAMBUT BULAN RAMADHAN post thumbnail image

Allah ﷻ berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkan padanya al-Qur’an sebagai hidayah bagi manusia dan penjelas atas hidayah serta pemisah antara kebenaran dan kebatilan.

Barangsiapa di antara kalian menyaksikan bulan itu maka berpuasalah. Dan barangsiapa dalam kondisi sakit atau dalam perjalanan maka diganti pada hari-hari lain. Allah menginginkan kemudahan untuk kalian dan Allah tidak menginginkan kesulitan.

Agar kalian menyempurnakan hitungannya, dan dengan itu kalian bertakbir kepada Allah atas apa yang Allah berikan petunjuk kepada kalian, dan agar kalian bersyukur.”

Tafsirnya:
Bulan Ramadhan yang mana Allah mulai menurunkan al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, sebagai hidayah bagi manusia kepada kebenaran, padanya juga terdapat petunjuk yang paling jelas atas hidayah Allah, dan petunjuk yang paling jelas atas pembeda antara kebenaran dan kebatilan.

Barangsiapa di antara kalian yang menjumpai bulan itu, menjumpainya dalam kondisi sehat dan mukim, maka hendaknya dia berpuasa pada siang harinya.

Bagi seorang yang dalam kondisi sakit atau dalam perjalanan maka diberi keringanan untuk berbuka, lalu keduanya mengganti sejumlah hari yang ditinggalkannya.

Allah menginginkan bagi kalian kemudahan pada syari’at-Nya, dan tidak menginginkan untuk kalian kesulitan dan perkara berat.

Agar kalian menyempurnakan hitungan puasa satu bulan penuh dan dengan itu kalian menutup puasa dengan takbir kepada Allah pada idul Fitri.

Begitu pula agar kalian mengagungkan-Nya atas hidayah-Nya untuk kalian, dan agar kalian bersyukur kepada-Nya atas berbagai kenikmatan yang telah diberikan kepada kalian berupa hidayah, taufiq dan kemudahan.

📚 At-Tafsir Al-Muyassar Surat al-Baqarah ayat: 185

••••••••••••••••••••••

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ. — البقرة: 185

شهر رمضان الذي ابتدأ الله فيه إنزال القرآن في ليلة القدر; هداية للناس إلى الحق، فيه أوضح الدلائل على هدى الله، وعلى الفارق بين الحق والباطل. فمن حضر منكم الشهر وكان صحيحًا مقيمًا فليصم نهاره. ويُرخَّص للمريض والمسافر في الفطر، ثم يقضيان عدد تلك الأيام. يريد الله تعالى بكم اليسر والسهولة في شرائعه، ولا يريد بكم العسر والمشقة، ولتكملوا عدة الصيام شهرًا، ولتختموا الصيام بتكبير الله في عيد الفطر، ولتعظموه على هدايته لكم، ولكي تشكروا له على ما أنعم به عليكم من الهداية والتوفيق والتيسير.

سورة البقرة: 185
التفسير الميسر

#tafsir #ramadhan #alquran #hidayah #kebenaran #pembeda #kebathilan #lailatulqadr #syukur

➖➖➖➖➖➖➖➖
🌐 Kunjungi:
https://salafymagelang.com
Kanal Dakwah dan Informasi Salafy Magelang & Sekitarnya

📲 Media Informasi lain, klik:
https://s.id/salafymagelang

Postingan Terkait

KEHIDUPAN DUNIA YANG MENIPUKEHIDUPAN DUNIA YANG MENIPU

اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ