MACAM-MACAM KRITIKAN TERHADAP PEMERINTAH MENURUT SALAFIYYUNrnrnAsy-Syaikh Muhammad Bazmul hafizhahullah berkata:rnrnﺇﺫﺍ ﺍﻧﺘﻘﺪﺕ ﻭﻟﻲ ﺍﻷﻣﺮ ﺃﻭ ﺃﻱ ﻣﺴﺆﻭﻝ ﻭﺯﻳﺮ ﺃﻭ ﻣﺪﻳﺮ ﺩﺍﺋﺮﺓ ﺃﻭ ﻣﻨﺸﺄﺓ ﺣﻜﻮﻣﻴﺔ ﻻ ﻳﺨﻠﻮ ﺍﻷﻣﺮ ﻣﻦ ﻋﺪﺓ ﺃﺣﻮﺍﻝ:rnﺍﻟﺤﺎﻝ ﺍﻷﻭﻟﻰ: ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻧﻘﺪﻙ ﻟﻪ ﺑﺤﻖ ﻭﻟﻜﻦ ﻓﻲ ﻏﻴﺒﺘﻪ؛ ﻓﻬﺬﺍ ﺍﻟﻨﻘﺪ ﻏﻴﺒﺔ ﺣﺮﺍﻡ.rnﺍﻟﺤﺎﻝ ﺍﻟﺜﺎﻧﻴﺔ: ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻧﻘﺪﻙ ﺑﻐﻴﺮ ﺣﻖ ﻓﻬﺬﺍ ﺑﻬﺖ ﻭﻛﺬﺏ؛ ﻓﻬﺬﺍ ﺣﺮﺍﻡ ﻻ ﻳﺠﻮﺯ.rnﺍﻟﺤﺎﻝ ﺍﻟﺜﺎﻟﺜﺔ: ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻧﻘﺪﻙ ﺑﺤﻖ ﻭﻓﻲ ﻣﺠﻠﺴﻪ ﺃﻣﺎﻡ ﺍﻟﻨﺎﺱ؛ ﻓﻬﺬﻩ ﻓﻀﻴﺤﺔ ﻟﻴﺴﺖ ﺑﻨﺼﻴﺤﺔ.rnﺍﻟﺤﺎﻝ ﺍﻟﺮﺍﺑﻌﺔ: ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻧﻘﺪﻙ ﻟﻪ ﺑﺤﻖ ﻭﻗﺪﻣﺘﻪ ﻟﻪ ﺳﺮﺍ ﻓﻲ ﺧﺎﺻﺔ ﻧﻔﺴﻪ ﺩﻭﻥ ﺗﺸﻬﻴﺮ ﻭﻟﻴﺲ ﺃﻣﺎﻡ ﺍﻟﻨﺎﺱ، ﻓﻬﺬﻩ ﻧﺼﻴﺤﺔ ﺗﺒﺮﺃ ﺑﻬﺎ ﺫﻣﺘﻚ ﻭﺗﺆﺟﺮ ﻋﻠﻴﻬﺎ.rnﻭﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻤﻮﻓﻖ.rnrn“Jika engkau mengkritik pemerintah, atau seorang penanggungjawab seperti menteri, kepala daerah, atau lembaga pemerintah, maka perkaranya tidak lepas dari beberapa keadaan:rnrnPertama: Kritikanmu benar, tetapi dilakukan tidak di hadapaya, maka kritikan semacam ini merupakan ghibah yang itu diharamkan.rnrnKedua: Kritikanmu tidak benar, maka ini merupakan hal yang diada-adakan dan dusta, sehingga kritikan semacam ini haram.rnrnKetiga: Kritikanmu benar dan di majelisnya, namun di hadapan orang lain, maka ini namanya membongkar aib, dan bukan nasehat.rnrnKeempat: Kritikanmu benar, engkau sampaikan secara diam-diam langsung kepada yang bersangkutan, tanpa menyebarkaya, dan tidak dilakukan di hadapan orang lain, maka ini merupakan nasehat yang membebaskan tanggung jawabmu dan engkau mendapatkan pahala atasnya.rnrnHanya Allah saja yang memberi taufiq.”rnrn? Sumber || https://twitter.com/momalbaz/status/823924011201662976rnrnSumber: http://forumsalafy.net/macam-macam-kritikan-terhadap-pemerintah-menurut-salafiyyun/rn