Berkata Asy Syaikh Al ‘Alamah Ibnu Utsaimin -Rahimahullohu- :

Apabila engkau ingin membunuh seekor tikus, dan membunuhnya merupakan perkara yang disuahkan. Maka berbuat baiklah tatkala membunuhnya, bunuhlah yang langsung membuatnya mati seketika itu.Jangan menyiksanya !!!

Dan termasuk menyiksanya :

Apa yang dilakukan sebagian manusia, dengan memasang perangkap, ataupun alat perekat. Kemudian meninggalkaya begitu saja sampai mati kelaparan, kehausan. INI TIDAK BOLEH.
nMaka apabila engkau memasang perangkap atau alat perekat, maka seringlah untuk dilihat sampai ketika engkau mendapatinya terperangkap, maka bunuhlah.

Adapun engkau membiarkan perangkapnya sampai 2 hari atau 3 hari, kemudian ada tikus yang terperangkap kemudian mati dalam keadaan kelaparan dan kehausan.

Maka dikhawatirkan engkau akan masuk neraka dengan sebab itu.

Dikarenakan Nabi -Sholallohu ‘alaihi wassalam- bersabda :

دخلت النار امرأة في هرة حبستها حتى ماتت لا هي أطعمتها ولا هي أرسلتها تأكل من خشاش الأرض

“Seorang perempuan dimasukan ke dalam An Naar dengan sebab seekor kucing yang ia tahan sampai mati, ia tidak memberinya makan, tidak pula melepaskaya untuk makan dari serangga.”

Alih bahasa : Ibrohim Abu Kaysa

sumber: https://forumsalafy.net/kasih-sayang-islam-terhadap-hewan-yang-merugikan-berbahaya-dan-kotor-lalu-bagaimana-dengan-manusia/

n