Diantara Tanda Kebahagiaan dan Tanda Kesengsaraan, Yang Manakah Kita?

Diantara Tanda Kebahagiaan dan Tanda Kesengsaraan, Yang Manakah Kita? post thumbnail image

Al-Imam al-Ajurri rahimahullah meriwayatkan, bahwa Salman al-Farisi radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

إن الله لما خلق آدم عليه السلام مسح ظهره فأخرج منه ما هو ذراري إلى يوم القيامة ، فخلق الذكر والأنثى ، والشقاوة والسعادة ، والأرزاق والآجال والألوان ، فمن علم السعادة : فعل الخير، ومجالس الخير، ومن علم الشقاوة : فعل الشر ومجالس الشر.

“Sesungguhnya ketika Allah menciptakan Adam ‘alaihissalam, Dia mengusap punggungnya lalu mengeluarkan darinya keturunan-keturunannya hingga hari kiamat. Allah ciptakan laki-laki dan perempuan, kesengsaraan dan kebahagiaan, rezeki-rezeki, ajal, dan rupa-rupa warna makhluk-Nya.

Di antara tanda kebahagiaan adalah: BERAMAL KEBAIKAN DAN BERMAJELIS (BERGAUL) DENGAN YANG BAIK

Dan di antara tanda kesengsaraan adalah: BERBUAT KEJELEKAN DAN BERMAJELIS (BERGAUL) DENGAN YANG JELEK.”

Sumber:

 

 

 

Postingan Terkait

Peribahasa Beramal-lah untuk Duniamu Seakan-akan Engkau Hidup Selamanya, dan Beramallah untuk Akhiratmu Seakan-akan Engkau akan Mati BesokPeribahasa Beramal-lah untuk Duniamu Seakan-akan Engkau Hidup Selamanya, dan Beramallah untuk Akhiratmu Seakan-akan Engkau akan Mati Besok

Soal: Dalam peribahasa dikatakan: “Beramal-lah untuk duniamu seakan-akan engkau hidup selamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok”? Syaikh Shalih alFauzan حفظه الله menjawab: Betul. Ini termasuk diantara